Kamis, 29 November 2012

PIASAN SENI BANDA ACEH 2012


Banda Aceh - Taman Sari Banda Aceh merupkan taman Kota yang sering digunakan untuk pameran, baik itu dari pemerintah dan pihak swasta. Kali ini Pemerintah kota Banda Aceh mengadakan pameran yang diberinama "Pasan Seni" acara yang berpusatkan di taman tengah kota tersebut dibuka oleh jajaran Muspika Kota Kota Banda Aceh tadi malam 28/11/2012 dan akan berlangsung selama 5 hari berturut-turut sampai dengan 02/12/2012.

Acara yang yang dimeriahkan oleh panggung seni ini mulai ramai dikunjungi mulai dari sore kemarin. Masyarakat sangat antusias mengunjungi stan-stan yang diisi oleh berbagai elemen Masyarakat Kota pengiat seni. Redaksi Sempat menanyalan kepada salah satu pengunjung stan yang menurut pengunjung yang bernama Yusra mengungkapkan kegembiraanya mengenai acara tersebut. "Saya senang dengan diadakan acara Piasan Seni 2012 ini, mudah-mudahan acara ini akan menjadi agenda tahunan pemerintah kota agar masyarakat seni mendapatkan media untuk mempromosikan kegiatan mereka, pokonya majukan Aceh ini dengan acara-acara yang dapat mendatangkan wisatawan baik lokal maupun manca", demikian tutup Yusra yang juga salah satu pengunjung lokal dari Lamteumen Barat, Kota Banda Aceh tersebut.



Stan Pameran  ini juga di meriahkan oleh para Duta Wisata Aceh yang biasa disebut Agam Inong, mereka menamakan stan Mereka dengan nama "Rumoh Agam Inong", di stan ini mereka memberikan informasi mengenai tempat-tempat wisata di Aceh, mereka juga memamerkan produk hasil karya mereka, mulai dari boneka benang, miniatur-miniatur tempat wisata yang katanaya sampai saat ini sudah banyak dijadikan plakat acara-acara penting di Aceh dan banyak dicari wisatawan, ada juga juga kaos suvenir khas Aceh yang semuanya mereka jual dengan harga promosi.

Dari deretan bagian barat dan timur Taman Sari tersebut berjejer stan yang tidak kalah menarik dengan stan lainnya, mulai dari Production House, kumunitas Komik Aceh, komutias Jaroe (Jaringan Aneuk Nanggroe), HNS dari pantauan redaksi juga tadi malam sempat diramaikan pengunjung, mereka menampilkan Beatboxer dan tidak kalah juga dengan Apa Gense dengan penampilan Komedi Acehnya.

Acara yang bersalal dari APBK Kota Banda Aceh Ini dibuka mulai jam 10.00 pagi sampai 22.00 malam. (Mj)


FATHUN dan YOSA sebagai DUTA WISATA ACEH 2012


DW2012BANDA ACEH - Muhammad Fathun dari Banda Aceh dan Yosa Lanovastia dari Aceh Barat Daya (Abdya), dinobatkan sebagai Duta Wisata Aceh 2012 dalam prosesi pemilihan yang diikuti oleh pasangan Agam-Inong utusan 22 kabupaten/kota di Aceh, di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu (20/10) malam tadi.

Ketua Dewan Juri, Arifin Syama’un, mengatakan selain menetapkan juara terpilih berdasarkan peringkat nilai (lihat: Pasangan Juara-red), Dewan Juri Duta Wisata Aceh 2012 juga memilih enam peserta dengan kriteri khusus. Untuk kriteria intelegensi terpilih Fajar Hidayat dari Aceh Tamiang dan Syarifah Munira dari Banda Aceh.
 
Kriteria penampilan terbaik T Muammar Qhadafi Tuwasza dari Pidie, dan Suci Taharatunnisa dari Lhokseumawe. “Sedangkan kriteria presentasi terbaik dinobatkan kepada Azhiemi Iqbal dari Aceh Selatan dan Siti Hajar dari Bener Meriah,” kata Arifin, yang didamping anggota Dewan Juri masing-masing Muchtar Mahmud, Nur Janah Nitura, Yuniati, dan Salman Abdul Muthalib.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata (Disbudpar) Aceh, Jasman J Ma’aruf 
mengatakan, peserta yang terpilih sebagai Juara I Duta Wisata Aceh 2012 akan diikutkan mewakili Aceh ke pemilihan Duta Wisata Nasional yang akan digelar di Bali, pada 18-22 Desember mendatang. “Kita menargetkan bisa masuki dalam 5 Besar dalam pemilihan Duta Wisata Nasional itu,” katanya.

Sedangkan Untuk juara dan runner up, tambah Jasman, akan menjadi panitia yang akan mempersiapkan acara pemilihan Duta Wisata Aceh 2013 dan pemilihan Duta Wisata Nasional 2013 yang akan digelar di Aceh. “Kita juga akan persiapkan mereka yang terpilih malam ini untuk dilatih tentang objek wisata dan daya tarik budaya kita. Karena kita ingin menjadi Aceh sebagai wisata religi bernuansa budaya pertama di Asia Tenggara,” ujarnya.

Sedangkan Staf Ahli Gubernur Aceh, Ismayani, mengharapkan kepada peserta yang menang atau tidak menang agar tetap mempromosikan wisata Aceh. Begitu juga dengan duta wisata dari tingkat 
kabupaten/kota agar tetap mempromosikan dan menjadi duta wisata bagi kabupaten/kota masing-masing termasuk mempromosikan Aceh. “Kita berharap agar wisata Aceh menjadi investasi yang menguntungkan di masa depan,” harap Ismayani yang mewakili Gubernur Aceh.(adi)

pasangan juara

* Juara I: Muhammad Fathun (Banda Aceh) dan Yosa Lanovastia (Abdya) * Juara II: Muhammad Anis Kelda (Aceh Timur) dan Afla Nadya (Aceh Barat) * Juara III: T Akbar (Aceh Utara) dan Rizki Hawalaina Aceh Tengah) * Juara Harapan I: Abrar Hidayatullah (Lhokseumawe) dan Misrul Rahmi Utami (Sabang) * Juara Harapan II: Rahmat Akbar (Aceh Tengah) dan Afyela Risqa (Aceh Utara) * Juara Harapan III: Ichwan Hassafa dan Winda Ulfa (keduanya dari Aceh Besar).(adi)
Sumber : aceh.tribunnews.com

Minggu, 25 Desember 2011

Kenang Tsunami, Duta Wisata Aceh Galang Dana

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Dalam rangka mengenang tujuh tahun bencana gempa dan tsunami Aceh, tiga puluhan Agam-Inong Duta Wisata Aceh terjun ke jalan raya dan mendatangi warung-warung di Kota Banda Aceh, Sabtu (24/12) sore. Mereka melakukan aksi penggalangan dana untuk disumbangkan ke panti asuhan.

M Fadhil Akhyari, salah seorang Agam Duta Wisata yang ikut serta dalam aksi tersebut mengatakan, dana yang terkumpulkan nantinya akan disumbangkan untuk panti asuhan Yayasan Penyantun Islam di Setui, Banda Aceh.

“Selain karena panti yang pertama di Aceh, kami memilih panti asuhan itu karena di sana terdapat banyak yatim piatu korban konflik dan tsunami Aceh,” ujar dia.

Pada aksi tersebut, dengan membuat sejumlah kelompok mereka melakukan aksi galang dana di Bundaran Simpang 5 Peunayong dan beberapa titik jalan lainnya serta mendatangi warung kopi terdekat. Malamnya dilanjutkan di lokasi wisata Ulee Lheue.

“Alhamdulillah tadi Syarikat Duta Wisata Aceh berhasil mengumpulkan lebih dari 1,5 juta rupiah,” ujar Duta Wisata Kota Banda Aceh tahun 2010 itu.

Dia menambahkan, mereka akan melanjutkan aksi galang dana mengenang tujuh tahun tsunami Aceh pada Minggu pagi (hari ini) di kawasan Lapangan Blang Padang. “Dan pada puncak acara di Lampuuk 26 Desember, kami Duta Wisata Aceh akan melakukan aksi bersih pantai di sana,” sebut Fadhil. []

Rabu, 23 November 2011

Aceh Coffee Festival (oleh : Liza FatHia)

Anda penikmat kopi? Jika jawabannya iya, maka inilah saat yang ditunggu-tunggu. Dalam rangka menyukseskan Visit Banda Aceh Year 2011, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar even besar yaitu “Aceh Coffee Festival 2011” yang akan diselenggarakan di Taman Sari Banda Aceh pada Jumat 25 November – Minggu 27 November 2011.

Dengan tema “Kopi Aceh untuk Dunia”, festival ini diharapkan dapat menjadi ajang perkenalan cita rasa dan aroma khas dari kopi Aceh bagi masyarakat dunia. Nah, pada even bergengsi ini akan ada pameran untuk mempromosikan kopi Aceh baik oleh produsen dan pengusaha kopi itu sendiri maupun dari pemilik warung kopi yang ada di Aceh. Sstt, kabarnya akan dimeriahkan juga oleh warung kopi dari luar Aceh.

Konsep acara Aceh Coffee Festival ini sangat menarik. Pada hari pertama (Jumat, 25/11) akan diadakan opening ceremony pada pukul 20.00 sampai 23.00 WIB yang langsung akan dibuka oleh gubernur Irwandi Yusuf. Selain itu, juga akan ada acara pagelaran seni tradisional dan music akustik, serta games minum kopi terbanyak dan tebak jenis kopi.

Yang lebih menarik dari festival ini adalah acara ngopi bareng komunitas. Mulai dari komunitas Android, magician (scream), Aceh Fotografi, Aceh Model Community, Iloveaceh, Kaskus Aceh (RATM), Kutaraja Fixie, Expratriat, Kopiah, dan tidak ketinggalan juga komunitas blogger Aceh (ABC). Pastinya dalam acara ngopi bareng ini pengunjung akan mendapatkan berbagai informasi tentang komunitas tersebut. Jadi ngga hanya bisa ngopi tetapi dapat berbagi informasi. Bukankah memang seperti itu budaya ngopi yang ada di Aceh? Ngga sekedar ngopi tetapi diiringi dengan diskusi. Ngopi bareng komunitas ini akan diselenggarakan pada hari kedua dan ketiga (26-27/11)

Tak hanya itu, para pengunjung juga bisa ngopi bareng calon-calon kandidat pemimpin pemerintahan pada pilkada yang akan datang dan menyeruput kopi bersama para jurnalis. Pemecahan rekor MURI saring kopi terlama juga direncanakan akan dilaksanakan pada festival ini yaitu pada hari terakhir acara (Minggu, 27/11). Pada penutupannya akan ada parade kembang api juga, lho!

Wow! Sangat menarik bukan? Jadi tunggu apalagi. Persiapkan dirimu, ajak teman-temanmu, dari Papua sampai ke Sabang, atau bahkan dari luar negeri untuk hadir dalam acara Aceh Coffee Festival. Ingat, mulai hari Jumar 25 November 2011 sampai dengan Minggu 27 November 2011 di Taman Sari Banda Aceh. Ayo kita kenalkan kopi Aceh pada dunia.